Pernah merasa bosan atau tertekan karena harus mengikuti kelas-kelas formal dengan aturan yang ketat? Yup, kita semua pernah mengalaminya. Namun, tahukah kamu kalau meskipun banyak yang mengeluhkan suasana yang “terlalu serius” dalam pembelajaran formal, sistem ini masih menjadi cara belajar yang paling banyak digunakan di seluruh dunia? Kalau dipikir-pikir, walaupun kamu harus duduk dengan rapi, mendengarkan guru atau dosen berbicara, dan mengikuti berbagai ujian yang menegangkan, ada banyak manfaat yang sebenarnya bisa kamu ambil dari pembelajaran formal.
Lalu, apa sih sebenarnya pembelajaran formal itu? Mengapa banyak orang menganggapnya sebagai metode belajar yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja? Artikel ini akan membahas pembelajaran formal dari berbagai sudut pandang, memberikan kamu pemahaman baru tentang sistem belajar ini, dan mungkin membuatmu sedikit lebih menghargainya—meskipun harus duduk diam dalam kelas yang penuh aturan!
Apa Itu Pembelajaran Formal?
Pembelajaran formal adalah jenis pembelajaran yang dilakukan dengan mengikuti struktur dan kurikulum yang telah ditetapkan oleh lembaga pendidikan resmi, seperti sekolah, perguruan tinggi, atau lembaga pendidikan lainnya. Di sini, kamu harus mengikuti berbagai peraturan, mulai dari jam pelajaran, penilaian, hingga ujian yang harus dilalui untuk bisa lulus. Pembelajaran ini umumnya berlangsung dalam jangka waktu tertentu, misalnya di tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Di pembelajaran formal, ada sistem penilaian yang jelas, seperti ujian tengah semester (UTS), ujian akhir semester (UAS), atau tugas-tugas yang harus diselesaikan. Biasanya, ada juga rapor atau transkrip nilai yang digunakan sebagai penilaian akhir untuk menentukan kelulusan atau pencapaian seseorang dalam bidang pendidikan.
Meskipun terdengar serius, sistem ini memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan yang terstruktur dan sistematis, serta menyiapkan siswa atau mahasiswa untuk menghadapai tantangan di dunia kerja dengan berbagai keterampilan yang diperoleh selama pembelajaran berlangsung.
Kenapa Pembelajaran Formal Masih Relevan?
Mungkin kamu bertanya-tanya, di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, apakah pembelajaran formal masih relevan? Jawabannya adalah ya, dan berikut beberapa alasan mengapa pembelajaran formal tetap penting, bahkan di dunia yang serba digital ini.
Struktur dan Sistem yang Jelas
Di dunia pendidikan, struktur itu penting. Pembelajaran formal memiliki struktur yang jelas, dimulai dari materi yang harus dipelajari, metode pengajaran, hingga evaluasi yang dilakukan. Dalam sistem pembelajaran formal, kamu bisa dengan mudah melihat apa yang diharapkan dari kamu di setiap tahapnya. Ini memberikan kejelasan bagi siswa dan orang tua mengenai apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Pendidikan yang Terstandarisasi
Salah satu alasan kenapa sistem pembelajaran formal masih bertahan adalah karena adanya standarisasi. Ketika kamu mengikuti pendidikan formal, kamu tahu bahwa materi yang diajarkan telah teruji dan terstandarisasi, artinya semua orang yang mengikuti pendidikan tersebut mendapatkan informasi yang serupa. Ini sangat penting untuk menjaga kualitas pendidikan di berbagai lembaga.
Persiapan Dunia Kerja
Pendidikan formal tidak hanya tentang belajar ilmu, tetapi juga tentang membentuk karakter, kedisiplinan, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Kamu akan dilatih untuk bekerja sesuai jadwal, menyelesaikan tugas dengan tenggat waktu yang ketat, serta belajar berkolaborasi dengan orang lain—semua ini adalah keterampilan yang penting di dunia kerja. Bahkan, banyak pekerjaan yang mensyaratkan lulusan dari program pendidikan formal untuk memenuhi syarat kualifikasi.
Akses ke Sumber Daya
Dalam sistem pendidikan formal, kamu juga mendapatkan akses ke berbagai fasilitas dan sumber daya yang tidak selalu bisa diperoleh di luar sistem pendidikan ini. Misalnya, laboratorium, pustaka, materi pelajaran yang terorganisir dengan baik, atau bahkan pembimbing yang berpengalaman. Sumber daya ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan memadai.
Apa Saja Kelebihan Pembelajaran Formal?
Pembelajaran formal memiliki banyak kelebihan, yang mungkin bisa membuatmu lebih menghargai proses belajar yang satu ini. Berikut beberapa di antaranya:
1. Mengembangkan Keterampilan Sosial
Salah satu manfaat besar dari pembelajaran formal adalah kesempatan untuk mengembangkan keterampilan sosial. Di sekolah atau kampus, kamu akan bertemu dengan banyak orang, baik teman sekelas maupun pengajar. Di sinilah kamu belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain, bekerja dalam kelompok, serta menyelesaikan masalah bersama. Semua keterampilan sosial ini penting untuk kehidupan di luar sekolah.
2. Memiliki Penilaian yang Jelas
Di pendidikan formal, penilaian biasanya dilakukan dengan cara yang jelas dan terstruktur. Setiap nilai yang kamu terima mencerminkan kemampuanmu dalam memahami materi yang telah diajarkan. Ini memberikan kejelasan bagi siswa tentang apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Berbeda dengan pembelajaran informal yang kadang sulit untuk mengukur kemajuan belajar seseorang, pembelajaran formal memberikan umpan balik yang objektif.
3. Membangun Karakter dan Disiplin
Karena ada aturan yang harus diikuti—seperti jadwal kelas yang harus dipatuhi, ujian yang harus dihadapi, dan tugas yang harus diselesaikan—pembelajaran formal turut berperan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa. Ini adalah keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan profesional. Tidak hanya pengetahuan, tetapi juga kedisiplinan dalam mengatur waktu dan prioritas akan mempersiapkan siswa untuk sukses di masa depan.
4. Akses ke Sertifikasi dan Gelar
Bergantung pada jenis pendidikan yang diikuti, pendidikan formal memberikanmu sertifikat atau gelar yang sah diakui oleh masyarakat, bahkan oleh perusahaan tempat kamu bekerja nanti. Gelar ini menjadi salah satu syarat untuk bekerja di banyak bidang profesional. Bahkan, gelar pendidikan formal seringkali menjadi pembeda di dunia kerja yang sangat kompetitif ini.
Tantangan dalam Pembelajaran Formal
Meski banyak manfaatnya, pembelajaran formal tentu saja memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah pembelajaran yang terkadang terasa monoton dan kurang fleksibel. Metode pembelajaran yang terlalu kaku dan tidak terlalu mengakomodasi gaya belajar individu bisa membuat siswa merasa bosan atau kurang tertarik.
Namun, belakangan ini banyak sekolah dan perguruan tinggi yang mulai berinovasi dengan cara pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, termasuk menggunakan teknologi dalam proses belajar-mengajar.
Pembelajaran formal memang tidak sempurna, tapi tetap memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendidikan. Dengan struktur yang jelas, evaluasi yang terstandarisasi, serta kemampuan untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja, pembelajaran formal tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang.
Jadi, meskipun terkadang kamu merasa kesal dengan tugas dan ujian yang tak kunjung berhenti, ingatlah bahwa semuanya itu untuk mempersiapkanmu menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan. Semoga, setelah membaca artikel ini, kamu bisa lebih menghargai pembelajaran formal dan mungkin tidak terlalu mengeluh tentang tugas yang menumpuk!